Senin, 15 September 2008

MAKANAN IKAN KOI


Untuk mendapatkan bentuk tubuh koi yang bagus, diperlukan makanan yang cocok dan berkualitas. Makanan yang bagus dan cara memberi makan yang benar, akan membentuk badan koi berotot, bukan berlemak dan membuat warna koi semakin cerah.

Kalau koi terlalu banyak diberi makan, koi akan terlihat gemuk, berlemak, dan mudah terserang penyakit, dan makin banyak kotorannya. Bersama dengan sisa makan, kotoran akan makin memperburuk kualitas air, menaikkan konsentrasi amoniak dan nitrit dalam air.

Sedikit tapi berkali-kali” adalah cara paling baik untuk memberi makan koi. Dengan demikian koi akan selalu lapar, meskipun mendapatkan cukup makan, dan akan mudah diberi makan dengan tangan. Koi yang sehat adalah yang selalu lapar. Jika nafsu makannya berkurang, maka ada yang tidak beres dengan kesehatan koi tersebut.

Makanan dan Pertumbuhan


Pertumbuhan koi tergantung beberapa faktor berikut ini :

  1. Temperatur air.
    1. Koi makan lebih banyak pada suhu diatas 20o celcius.
    2. Koi yang belum dewasa akan cepat pertumbuhannya pada suhu yang panas.
    3. Pada koi dewasa, sebagian besar makanan digunakan untuk memproduksi telur dan sperma untuk kawin.
    4. Pada suhu yang panas, koi memerlukan makanan berprotein tinggi untuk pertumbuhannya
  2. Kualitas air.
    1. Kualitas air sangat berpengaruh pada pertumbuhan ikan koi, karena koi yang hidup di kualitas air yang buruk akan kehilangan nafsu makannya.
  3. Jumlah ikan dalam kolam.
    1. Jika jumlah ikan di dalam kolam hanya sedikit, setiap ikan akan mendapat jatah makanan dan oksigen yang lebih banyak.
    2. Untuk penghobi, lebih baik memelihara sedikit koi yang berkualitas, daripada banyak tapi tidak berkulitas
  4. Keturunan koi
    1. Koi yang pertumbuhannya terlalu cepat biasanya warnanya akan pudar
    2. Di Jepang hal ini tidak dipermasalahkan, karena kalau makannya dikurangi atau dipuasakan, warna koi akan kembali cerah

Tidak ada komentar: